Review Persona (Netflix)

16:54


Persona (Netflix)



Love Set yang disutradarai oleh Lee Kyoung-Mi. Love Set berkisah tentang dua orang perempuan yang sedang bermain tenis dengan intens.

Collector yang disutradarai oleh Yim Pil-Sung, dalam cerita ini IU berperan sebagai seorang wanita muda yang dapat membuat semua laki-laki tergila-gila kepadanya.

Kiss Burn yang disutradarai oleh Jeon Go-Woon, yang berkisah tentang seorang gadis yang berusaha melakukan balas dendam terhadap ayah dari temannya.

Walking at Night yang disutradarai oleh Kim Jong-Kwan yang bercerita tentang sepasang kekasih yang menyadari perasaan mereka dalam mimpi mereka berdua.


Movie: Persona
Revised romanization: Pereusona
Hangul: 페르소나
Director: Lee Kyoung-Mi (“Love Set”), Yim Pil-Sung (“Collector”), Jeon Go-Woon (“Kiss Burn”), Kim Jong-Kwan (“Walking at Night”)
Release Date: April 11, 2019
Distributor: Netflix
Language: Korean
Country: South Korea

Cast
Main
Lee Ji-eun as IU / Eun / Han-na / Ji-eun

Love Set segment
Bae Doona as Doona
Kim Tae-hoon as IU’s father
Pierce Conran as IU’s boyfriend

Collector segment
Park Hae-soo as Baek Jeong-u
Bae So-young as Ji-soo
Jo Hyuk-sub as Ji-soo’s boyfriend
Andrew Royce Beasley as Eun’s foreign friend
Mario Leon Adrion as Eun’s foreign friend

Kiss Burn segment
Shim Dal-gi as Hye-bok
Lee Sung-wook as Jung-geun

Walking at Night segment
Jung Joon-won as K




Nonton film ini tuh mengingatkan saya pada film Thailand berjudul 4BIA. Sama-sama satu film yang terdiri dari empat judul yang berbeda. Bedanya kalau 4BIA genre nya horor dan para pemain berbeda. Kalau Persona semua pemain utamanya IU, tapi dia memerankan empat tokoh yang berbeda dengan cerita yang berbeda. Saya akan mengulas satu per satu di sini.


1. Love Set


Berlatar di lapangan tenis dengan empat orang tokoh. IU merasa kesal karena sambil menatap pertandingan di lapangan tenis. Lalu, ia memanggil rekannya. Ia meminta rekannya merayu wanita yang sedang berada di lapangan. Katanya wanita itu adalah guru Bahasa Inggrisnya.

Pada akhirnya dua wanita itu bertanding tenis yang tujuannya adalah memperebutkan pria yang tak lain adalah ayah IU.

Sebelumnya saya menduga si pria adalah pelatih tenis. Melihat kesalnya IU, saya menebak IU suka pada pria itu, tapi si pria justru menyukai si guru Bahasa Inggris. Faktanya si pria ternyata ayah IU. Rasa suka IU ke ayahnya itu kayak nggak wajar. Jadi semacam terobsesi hingga ia tak rela kalau ayahnya menikah lagi. Karean itu ia rela berjuang mati-matian untu mengalahkan pacar ayahnya agar wanita itu tidak menikah dengan ayahnya.


2. Collector


Seri kedua ini awal nonton bikin bingung. Berkisah tentang seorang wanita yang membuat banyak pria jatuh hati. Salah satunya adalah Baek Jeong U. Jeong U seorang pria dewasa yang jatuh hati pada wanita cantik yang jauh lebih muda darinya. Bahkan, ia sampai rela meninggalkan tunangannya demi wanita itu.

Si wanita cantik bersikap malas-malasan ketika menemani Jeong U hingga membuat Jeong U kesal. Pada akhirnya wanita cantik itu meminta jangung Jeong U. Nah, bagian ini digambarin agak berlebihan. Jadi rada merinding nontonnya. IU jadi kayak psikopat.

Kalau saya nangkepnya di judul kedua ini ingin menyampaikan pesan bahwa sesuatu yang indah dan cantik adalah racun mematikan. IU menjadi sosok yang digilai banyak pria. Namun, ia tidak bisa setia pada satu pria. Simpelnya doi cewek petualang yang gampang bosan dengan satu pria. Jadi, di balik pesonanya banyak pria yang ia rangkul dan ia buat patah hati.


3. Kiss Burn


Menurut saya yang paling normal adalah judul ketiga ini. Hehehe. Berkisah tentang persahabatan dua orang gadis. Satu gadis yang boleh dibilang badung dan nakal, satunya anak tertindas. Yang menindas bapaknya sendiri. Si gadis pemberani mengajak si gadis penakut untuk balas dendam. Lucunya semua usaha balas dendam mereka ke si ayah gadis penakut gagal total.

Satu ciuman itu berbahaya.

Si gadis penakut menceritakan pengalamannya berlibur ke pantai dan bertemu pria asing lalu berciuman. Bukan sekedar ciuman biasa. Tapi, ciuman yang meninggalkan 'jejak' di tubuhnya.

Walau judulnya Kiss Burn, tapi bukan tentang ciuman itu sendiri yang dikisahkan. Judul ini menurut saya paling unik dan lucu sih. Pesan yang ingin disampaikan adalah tindakan coba-coba yang dibarengi dengan kecerobohan dapat mengakibatkan kesalahan yang fatal. Suer pengen tabokin itu dua gadis yang sobatan. Geleng kepala liatnya.


4. Walking at Night


Judul terakhir ini mengisahkan tentang sepasang kekasih yang sedang berjalan-jalan di tengah malam. Si gadis menceritakan kematian kakaknya yang mati dengan mulut terbuka. Lalu, ia bertekad tidak akan mati dengan kondisi seperti itu. Si cowok bertanya kenapa si gadis malah menceritakan kisah suram saat mereka jalan bersama seperti itu. Si gadis mengatakan karena ia sebenarnya sudah mati.

Tadinya saya pikir sepasang kekasih ini udah mati lho! Ternyata arwah si gadis nemuin cowoknya lewat mimpi. Mungkin karena si cowok masih dirundung rasa bersalah, maka si gadis yang udah mati malah gagal move on dari si cowok. Si cowok yang nyebabin kematian si cewek. Miris ya.


Kalau dalam dunia menulis, karya ini saya sebut antologi fan fiction dengan pemeran utamanya IU. Hehehe. Soal akting emang IU udah nggak diragukan lagi. Dia bisa membawakan empat karakter dengan baik. Terlebih pas di judul kedua. Beneran kayak psikopat. Durasi per judul juga nggak lama. 17 sampai 27 menit. Jadi tidak menyita banyak waktu.

Sekian ulasan dari saya. Mohon maaf jika ada salah kata. Semoga bermanfaat. Terima kasih dan selamat menonton.

Photo by: Hancinema.


Tempurung kura-kura, 29 September 2019.
- shytUrtle -


You Might Also Like

0 comments

Search This Blog

Total Pageviews