AWAKE "Rigel Story" - Epilog (Ending)

04:51

AWAKE - Rigel Story

 


 



Epilog

 

Rue dan Hongjoon duduk berdampingan di teras rooftop. Rue menggelar tikar di teras untuk duduk menikmati indahnya langit malam yang dihiasi taburan bintang.
“Selamat ya. Noona terpilih menjadi ketua Dewan Senior lagi. Kak Kevin masih jadi wakil?” Hongjoon memulai obrolan.
“Mm.” Rue tersenyum tanpa mengalihkan pandangannya.
Noona, ada yang ingin aku katakan padamu. Aku tidak tahu sampai kapan aku akan seperti ini. Jadi, aku pikir baiknya aku katakan sekarang.”
Rue menurunkan pandangan dan menatap Hongjoon.
“Boleh ya?”
“Silahkan.”
Hongjoon tersenyum lebar. “Sekitar lima tahun yang lalu, Noona menolong seorang anak kecil yang ketakutan di taman. Ia sendirian di taman dan ketakutan. Noona menghampirinya dan mengulurkan tangan, berjanji akan melindungi anak itu dalam gelapnya malam karena listrik padam.”
Rue memiringkan kepala. Mengingat-ingat apakah peristiwa itu benar pernah ia alami. “Aku tidak bisa mengingatnya dengan jelas, tapi sepertinya pernah. Ia duduk di bawah tiang lampu taman.”
“Benar sekali!”
Rue menatap Hongjoon dengan ekspresi bingung.
“Anak laki-laki itu adalah aku.”
“Eh? Masa?”
Hongjoon mengangguk antusias. “Saat jurit malam, peristiwa itu terulang dan lagi-lagi Noona yang datang menyelamatkanku.”
“Wah. Kebetulan yang unik ya.”
“Iya. Aku rasa itu adalah takdir. Kenapa aku jatuh di tempat Noona pun adalah takdir. Aku sangat berterima kasih atas semua kebaikan Noona padaku. Maaf aku belum bisa membalasnya. Saat aku kembali ke ragaku, aku akan membalas semua kebaikan Noona.”
Rue tersenyum. “Santai saja. Katanya, orang koma jarang mengingat apa yang ia alami saat koma. Semoga aja kamu nggak lupa sama janjimu.”
“Aku akan selalu mengingatnya. Karena aku menyimpannya dalam hati dan pikiranku.”
Rue tersenyum, menggelengakan kepala, dan kembali menatap langit.
Hongjoon tersenyum sambil menatap Rue. Kemudian, ia pun turut menatap langit.

***
 


You Might Also Like

0 comments

Search This Blog

Total Pageviews