¤ FF Gaje Spesial Buat Temen-Temen LOCKET "Pangeran Gemulai Dan Si Cantik Gunung Es" Episode #3 ¤

00:23

¤ Pangeran Gemulai Dan Si Cantik Gunung Es ¤





* Judul lain: The Supple Prince And The Wild Princess



* Kategori: Serial-Roman-Komedi (mungkin hehehe ^^v)



* Author: shyturtle



* Susunan pemain:



- Peran Utama:

. Almighty Key SHINee as Kim Ki Bum

. Shi Gui aka readers as Lee Ji Yoo



- Keluarga Kim:

. Kim Seungwoo (aktor) as Ayah Kibum

. Lee Miyoung (artis) as Ibu Kibum

. Kim So Yeon (artis)

. Kim Yoo Jin (UEE After School)

. Kim Yoo Bin (Wonder Girl's)

. Kim So Eun (aktris/Ga Eul BBF)



- Keluarga Lee:

. Lee Moon Sik (aktor/Jukbang TGQS) as Ayah Jiyoo

. Go Hyun Jung (artis/Mishil TGQS) as Ibu Jiyoo

. Lee Jun ki (aktor)

. Lee Jun Ho (2pm)

. Lee Seung Gi (aktor)

. Lee Seung Hyun (Seungri Big Bang)



- Geng Kibum:

. Jo Kwon (2AM)

. Kang Ji Young (KARA)

. Kim Hyun Ah (4MINUTE)





- Geng Jiyoo:

. Oh Won Bin (ex gitaris FT.Island)

. Yong Jun Hyung (B2ST)

. Lee Jae Jin (FT.Island)

. Kang Min Hyuk (CN.Blue)

. Lee Chae Rin (CL 2NE1)



- Pemain pendukung: Son Hyun Joo (aktor),Kang Dong Woon (aktor)



- Special appearance: Park Yoochun and A.N.JELL



* Theme Song:

. Ost.Goong S opening

. Ost.Sungkyunkwan Scandal track 11 instrumen

. Ost.God Of Study track 9 The Final Mission Instrumen

. CN.Blue - Try Again,Smile Again

. TRAX - Tell Me Your Love
















Episode #3









Kibum dan Jiyoo keluar kamar dan begitu bertemu,keduanya kembali berteriak lalu berlari masuk kamar masing-masing. Apa yang telah terjadi?



Kibum menyeret Jiyoo menuju kediaman Hyunjoo di pagi itu.



"Pelan-pelan! Ini masih pagi!" bisik Jiyoo dan Kibum langsung menatap tajam Jiyoo yang langsung menundukkan kepala.



Hyunjoo membuka pintu sambil mengucek matanya "Oh,Tuan Muda ada ap..."



Kibum mendorong Hyunjoo masuk dan menarik piyama Hyunjoo dengan emosi.



"Ya! Hentikan..." teriakan lirih Jiyoo tak di gubris oleh Kibum.



"Ada apa ini?" Hyunjoo kebingungan di buatnya.



"Katakan! Apa yang Paman lakukan pada Kami?!" bentak Kibum masih menarik baju piyama Hyunjoo.



"Jiyoo~aa! Hentikan!" panggil Jiyoo.



"Apa?!!!" bentak Kibum.



"A-da ap-a ini??" Hyunjoo makin bingung menatap Kibum lalu Jiyoo.









Kibum duduk di samping kanan Jiyoo,sementara Hyunjoo duduk di hadapan keduanya.



"Ayo mengaku saja! Ini ulah Paman kan?!" Kibum memecah kebisuan "Aku yakin ini ulah Paman!"



"Jiyoo~aa,bagaimana bisa Kau menuduh Paman Hyunjoo seperti itu?" Jiyoo sembari menyikut Kibum.



"Aku merasa aneh setelah minum teh bersama semalam,apa yang Paman masukkan dalam teh Kami?! Aku mimpi buruk dan sa'at terbangun Aku sudah berada dalam tubuh ini! Paman! Kau! Haish!" Kibum kesal.



"Tuan Muda..."



"Aku Jiyoo! Bukan Kibum!" potong Kibum.



"Apa??" Hyunjoo melongo kaget.



Kibum pun menempeleng Hyunjoo karena kesal mendapati pria paruh baya itu pura-pura bodoh dan tidak tahu menahu tentang semua tuduhannya.











Sama-sama mimpi buruk dan sa'at terbangun jiwa Jiyoo dan Kibum tertukar. Pantas saja Jiyoo marah dan langsung menuduh Hyunjoo pelaku di balik semua kekacauan ini. Bukan tanpa alasan Jiyoo memberi tuduhan itu,belakangan baru Ia tahu kalau Hyunjoo adalah mantan pelayan setia neneknya Kim Soomi yang kini tinggal di desa menghabiskan masa tuanya. Soomi pernah bercerita tentang pelayannya yang bisa meramal dan memiliki keahlian dalam hal mistis,terang saja Jiyoo langsung yakin Hyunjoo lah yang sengaja memantrai keduanya sa'at minum teh bersama hingga Ia dan Kibum tertukar jiwanya.







Ponsel Jiyoo terus berdering,namun Ia tak memperdulikannya dan tetap duduk bersila menatap keluar jendela sambil sesekali menghela nafas panjang dan melihat tubuh Kibum yang kini jadi tubuhnya.



"Ada telefon...apa mau Aku terima?" Kibum yang kini berada dalam tubuh Jiyoo duduk di samping Jiyoo "Aku mematikan ponsel Ku...sekarang bagaimana? Kibum jadi Jiyoo dan Jiyoo jadi Kibum hah~~~ apa yang harus Kita lakukan?"



"Ini Wonbin Hyung,apa Kau mau terima?" Jiyoo menyodorkan ponselnya namun Kibum menggeleng. Jiyoo ikut mematikan ponselnya "Entahlah,Aku tidak tahu!" jawabnya datar.



"Meski Kau yakin ini ulah Paman Hyunjoo...harusnya tidak perlu memukulnya kan??"



"Aku kesal!"



"Sa'at Kau pergi...Paman Hyunjoo hanya bilang saling menopang satu sama lain,begitu lebih baik. Ini artinya Kita harus benar-benar bertukar tempat kan? Sial!"



"Tapi ini sudah terjadi dan hanya itu yang bisa Kita lakukan"



"Apa?? Aish~ Aku tidak mau ada dalam tubuh ini!"



"Kau pikir Aku senang berada dalam tubuh Mu?? Hah! Menyusahkan saja!"



"Keluarga Lee itu memang selalu aneh!"



"Apa maksud Mu?!"



"Lihat saja! Karena ulah mantan pelayan keluarga Lee yang bisa ilmu sihir Kita jadi tertukar begini!"



"Diam Kau!" beranjak.



"Kau mau kemana?"



"Mencari jalan keluar" membanting pintu kamarnya.



"Mencari jalan keluar malah masuk kamar?? Aish! Bagaimana ini bisa terjadi?? Tubuh ini...Aish!!!"











Jiyoo dan Kibum sama-sama bolos kuliah dan mengurung diri di dalam rumah. Ponsel keduanya tidak aktif karena Jiyoung dan Wonbin terus mengirim pesan bahkan telefon. Jiyoo dan Kibum sama-sama berpikir bagaimana cara agar jiwa mereka bisa kembali bahkan sampai browsing info di internet.





Sudah siang,Jiyoo dan Kibum kembali duduk menatap keluar jendela dan saling terdiam. Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu memecah kesunyian dan Jiyoo Kibtm saling melempar pandangan cemas.



Hyunjoo datang sambil membawa makan siang untuk keduanya dan kembali meminta ma'af entah untuk yang ke berapa kali.



"Bertukar peran dan menjalankan peran masing-masing?! Paman pikir ini mudah?!" Jiyoo yang sudah dingin kembali emosi



"Ucapkan saja mantra pemulihannya!"



"Sudah Saya bilang sebelumnya ma'afkan Saya,Saya tidak bisa" Hyunjoo kembali menundukkan kepala di hadapan Jiyoo.



"Apa ini ada hubungannya dengan Nenek?! Apa Nenek yang memberi perintah pada Paman?"



"Nyonya Besar tidak tahu menahu soal ini"



"Jadi ini murni ulah Paman?!"



"Kalian ini bicara apa??" sela Kibum.



Jiyoo menoleh dan menatap tajam Kibum memberi isyarat agar Ia diam kemudian kembali menatap Hyunjoo "Aku tahu Nenek terus menyesali permusuhan ini tapi apa harus Kami yang jadi alat?"



"Jadi benar ini akibat ilmu sihir? Keluarga Lee bisa sihir??" Kibum kembali menyela "Keluarga Kita memang selalu bersaing kan? Ya mungkin dulu Ayah Ku dan Ayah Mu teman tapi..."



"Diam Kau!" bentak Jiyoo "Hobi sekali menyela pembicaraan orang! Apa Kau tidak di ajari sopan santun dalam keluarga Mu?!"



"Apa?? Jangan bawa-bawa Keluarga"



"Hello! Bukannya Kau yang memulai?! Dasar Gemulai!"



"Apa Kau! Cewek Jadi-jadian!"



"Nyonya Besar merasa tidak becus mengurus masalah ini" sela Hyunjoo membuat Jiyoo dan Kibum langsung terdiam "dari Keluarga Kim dan Keluarga Lee,Beliau tetua yang masih hidup akan tetapi hampir 20tahun sejak Tuan Besar meninggal,Keluarga Kim dan Keluarga Lee berseteru..."





"Kami tidak pernah menganggap Keluarga Kim adalah musuh Kami,tapi Mereka selalu mencari gara-gara dan soal sengketa tanah itu...Aku mendukung Ayah Ku dan Aku akan ikut berjuang mempertahankannya" Jiyoo melirik Kibum "Keinginan Tuan Kim itu khayal dan...hah~"



"Aku tidak mengerti apa yang Kalian bicarakan" Kibum tampak bodoh.



"Melihat Nona Lee dan Tuan Muda Kim tiba-tiba datang dan tinggal bersama padahal sebelumnya selalu bermusuhan membuat Saya berpikir jika begini..."



"Harusnya Paman sadar ini salah dan pasti menimbulkan masalah baru!" potong Jiyoo.



"Jadi benar Paman Hyunjoo pelakunya??" Kibum bicara lagi "Astaga Paman! Bagaimana bisa...apa Paman...Aish! Aku benar-benar gila!" mengacak rambut panjang Jiyoo "Aku tidak bisa berada dalam tubuh ini dan jadi Lee Jiyoo si Cewek Jadi-jadian!"

***











Hari senin ini Jiyoo dan Kibum sama sekali tak keluar rumah. Hyunjoo berulang kali menengok rumah tempat Jiyoo tinggal meski tak masuk untuk menyapa kedua bungsu itu,tampaknya Hyunjoo merasa bersalah kini.





"Seharian seperti ini...sangat tidak berguna" ucap Jiyoo memulai sa'at makan malam bersama "Aku sudah memikirkannya matang-matang dan Aku rasa..."



Kibum menelan ludah "Apa Dia benar-benar akan mengajak Ku berciuman lalu bercinta agar jiwa Kami bisa tertukar kembali? Astaga...Aku tidak mau melakukannya,Aku tidak mau...tidak! Aku tidak mau! Aku ini laki-laki!" gumamnya dalam hati.



Jiyoo heran melihat Kibum menundukkan kepala dan geleng-geleng kecil "Ya!" bentak Jiyoo.



"Aku tidak mau melakukannya! Tidak!" celetuk Kibum.



"Apa??" Jiyoo makin bingung tapi kemudian tanggap apa yang sedang di pikirkan Kibum "Kau pikir Aku akan mengajak Mu berciuman dan bercinta agar jiwa Kita kembali pada tubuh masing-masing?? Aish! Ternyata Kau lebih bodoh dari yang Aku kira,bagaimana bisa Kau mempercayai artikel mesum seperti itu??"



"Bukan begitu..."



"Aku masìh waras dan tidak akan berpikir sekonyol itu dasar! Yang Aku ingin katakan adalah mulai besok Aku akan kembali beraktifitas meski dengan tubuh ini,Aku adalah Kim Kibum dan Kau Lee Jiyoo. Aku tahu ini tidak akan mudah tapi hanya ini yang bisa Kita lakukan sambil jalan Kita cari jalan keluar!"



"Kita?? Aku hanya korban kekonyolan keluarga Lee yang aneh. Menyebalkan!" melipat tangan.



"Ya!" Jiyoo menarik baju Kibum dan menatap tubuhnya sendiri "Haish!" melepaskan genggaman itu dan membuang muka



"Aku bisa jadi gila!"



"Kau itu kasar sekali! Kau wanita bukan? Dasar cewek jadi-jadian! Aku pun bisa gila karena ini! Harus berapa lama menjalani kutukan ini? Hah apa benar tidak ada mantra pemulihannya?"



"40 hari,mantra itu akan menjadi tawar setelah 40 hari"



"Apa?? 40 hari menjadi Cewek jadi-jadian?? That's mad! Michyo! Ayolah,jika ada Jin,permohonan Ku,kembalikan jiwa Ku ke tubuh Ku!"



"Hey Gemulai! Jangan membuang waktu! Kau harus jadi Jiyoo dan Aku akan jadi Kibum hanya ini jalan satu-satunya"



"Iya-iya! Omona!"



"Apa??"



"Aigo~ ternyata Aku tampan sekali ya...sangat beda menatap diri Ku seperti ini dengan menatap diri Ku di cermin"



"Aish! Kau ini apa-apa'an!" menangkis tangan Kibum yang membelai pipinya "Kau itu menggelikan Gemulai lembek!"



"Dasar cewek jadi-jadian kasar! Aku hanya memuji diri Ku sendiri dan Aku memang sangat tampan! Dunia juga mengakuinya!"



"Apa?? Aish!!"



"Aigoo~ tidak pernah ke salon ya?? Oh~ Kau mewarnai rambut Mu?? Lee Jiyoo pergi ke salon juga?? Aigo~ aigo~"



"Hey,mulut ember! Jaga bicara Mu! Dan jangan macam-macam dengan tubuh Ku! Aku tidak pernah ke salon! Itu hal paling menyebalkan dan tidak akan pernah Aku lakukan!"



"Munafik sekali! Lalu cat di rambut ini?"



"Aku mewarnainya sendiri dengan Chaerin!"



"Oh Pelayan setia Mu itu! Kau juga jangan macam-macam dengan tubuh mulus Ku! Biaya perawatannya mahal tahu!"



"Astaga! Kenapa Tuhan menciptakan laki-laki seperti Mu! Sudah! Aku tidak mau berdebat lagi! Kita tukar kamar,bawa barang-barang yang Kau butuhkan dan...Aku tidak akan menuntut agar Kau benar-benar jadi seperti Aku karna Aku tidak mau berakting gemulai yang berlebihan seperti Mu! Jadi diri sendiri saja meski akan sulit tapi...Ah sudahlah!"











Jiyoo membuka lemari pakaian Kibum "Ya Tuhan! Dia itu laki-laki macam apa? Hobi sekali pada warna pink?! Aku saja tidak punya baju dengan warna mejikuhibiniu seperti ini,hah~ bagaimanana orang bisa menilainya sebagai Dewa Fashion?? Para rocker pasti akan menertawakan Aku! Ya Tuhan~ apa salah Ku sampai harus menjalani kutukan ini?? Aku tidak suka berada dalam tubuh ini!" lalu teringat semua tingkah Kibum "Tuhan~ Aku pasti benar-benar gila sekarang" merebahkan tubuhnya di kasur "Aku harap ini hanya mimpi! Hanya fiktif! Fiktif! Fiktif!" memejamkan mata.







"Omona! Di dominasi black,white and dark blue?? Apa ini warna favoritnya?? Astaga~ tidak ada model lain apa?? Ini semua baju laki-laki dan old fashion aiya! Kuno! Gothic?? Smokey eyes?? Menyeramkan!! Avril Lavigne saja sudah berani bermain-main dengan warna dan mode pakaian,kenapa Dia tidak?" Kibum mengoceh sambil mengobrak-abrik pakaian Jiyoo "Asesorisnya benar-benar rocker ya lumayan!! Dia primadona kegelapan hahaha hah~" menatap tubuh Jiyoo di cermin "Dia punya tubuh yang lumayan,Aku rasa...Aku perlu membeli beberapa pakaian baru setelah ini...Hah~ tetap saja Nuna-nuna Ku yang memiliki fisik terbaik ya kecuali Soeun Nuna..." mata Kibum tertuju pada botol obat yang tergeletak di meja.

***











"Kau??" Jiyoo yang baru pulang jogging kaget melihat Kibum keluar dari kamar mandi.



"Ah~ segar sekali" melap rambut panjang Jiyoo yang basah.



"Kau?? Mandi??" Jiyoo menunjuk tubuhnya. "Ya Tuhan...apa Dia melihat semuanya dari tubuh Ku??" gumam Jiyoo dalam hati.



"Yap! Aku sudah membersihkan semuanya"



"Apa?!!"





"Ada yang salah?? Memangnya Kau tidak akan mandi selama 40 hari kedepan? Lee Jiyoo jangan gila Kau! Aku akan membunuh Mu jika Kau nekat juga tidak mandi! Kim Kibum itu terkenal sebagai pemuda yang amat cinta pada kebersihan dan kulit ku sangat bersih! Aku bukan pria yang jorok!"



"Michyosso!" sambil berlalu pergi. "Tuhan~ Dia telah melihat semuanya? Enteng sekali Dia berkata seperti itu,yap Aku sudah membersihkan semuanya" menirukan gaya Kibum "Aish! Aku juga tidak akan tahan jika tidak mandi tapi mandi dengan tubuh ini?? Aish!" mengacak rambutnya "Aku adalah Kim Kibum dan Aku laki-laki! Ya,ini adalah tubuh Ku sekarang!" melepas kaosnya dan bersiap mandi.





"Jiyoo~aa" Kibum mencegat Jiyoo yang baru keluar dari kamar mandi dan keduanya saling bertatapan sejenak.



"Ada apa?" tanya Jiyoo datar.



"Aku tidak bisa mengendarai motor jadi kalau harus ke kampus naik motor seperti..."



"Kita naik bus" potong Jiyoo sambil masuk ke kamarnya.









Bus lumayan penuh pagi itu,Jiyoo memberikan kursi kosong pada Kibum dan Ia berdiri di sampingnya. Headset itu bertengger di kedua telinga Jiyoo yang tidak bisa meninggalkan kebiasaan berpakaiannya lengkap dengan topi rompi yang Ia pakai. Kibum sedikit tak setuju tapi apa boleh buat,tubuhnya adalah tubuh Jiyoo sekarang dan begitu sebaliknya.





Kibum sesekali menatap Jiyoo dan baru Ia tahu jika selama ini Jiyoo selalu memakai jaket atau hoddie lengkap dengan topi yang menutup kepalanya bukanlah untuk bergaya ala vampir yang tidak boleh terkena sinar matahari sesuai julukan yang di berikan Jaejin. Jiyoo memang tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung karena hal itu akan membuat bercak-bercak merah di tubuhnya keluar. Kibum jadi paham satu point yang di anggap misterius dari Jiyoo.



"Cewek Jadi-jadian...pantas saja kulitnya pucat seperti vampir itu karena tidak pernah terkena sinar matahari,tadinya Aku pikir ini hanya untuk bergaya agar berkesan misterius,pasti tidak enak sekali setiap hari harus minum obat dan Aku harus menggantikannya sekarang huft~" Kibum terus mengoceh dalam hatinya "Lihat! Angkuh sekali! Cuek! Lagu apa yang selalu di dengarnya!? Lagu rock? Hah Aku tidak tahu apa nanti Aku bisa? Berada dalam kumpulan orang aneh geng Jiyoo...Apa Dia juga merasakan hal yang sama?? Atau Dia benar-benar setenang itu? Tapi tadi Dia bilang ini tidak akan mudah hah..."





"Onni~aa" gadis berseragam SMA yang duduk di samping Kibum mencoleknya "Oppa itu pacar Onni??"



"Dia??"



"Iya! Oya,Aku Luna kelas 2 SMA,Onni pacar Mu keren sekali...Lihat Dia sangat tampan dan...Dia itu figur Oppa yang banyak di idamkan para gadis"



Kibum senyum-senyum mendengar pujian itu.



"Onni sudah lama pacaran dengannya?? Astaga~ lihat Onni gaya cuek dan angkuhnya itu,sangat misterius dan aigo~ menggemaskan!"



"Menggemaskan?? Kau tidak tahu betapa mengerikannya Dia"



"Mengerikan?? Omo! Dia pasti tipe cowok yang sedikit bicara dan lebih banyak fokus pada tindakan. Omona~ sangat lelaki sekali. Onni,kalau Onni sudah bosan boleh berikan Oppa keren itu pada Ku hehehe"



"Ha???"











Kibum berjalan di belakang Jiyoo dan terus memperhatikan tubuhnya itu sambil senyum-senyum mengingat pujian gadis SMA tadi. "Apa Dia juga mendengar obrolan Kami tadi? Hah Aku harap Dia juga mendengarnya agar Dia sadar betapa tampan dan sempurnanya Aku hah~ Kim Kibum Kau memang sempurna dunia juga mengakuinya kekeke~"



"Brukkk!!!" Kibum menabrak punggung Jiyoo yang tiba-tiba berhenti.



"Aish! Kenapa berhenti mendadak!"



"Jangan bertingkah aneh! Sudah sana Kau masuk duluan!"



Kibum mengangguk kemudian mendahului masuk kampus.



"Tuhan~ apa Aku bisa?? Huft~ Lee Jiyoo Kau pasti bisa! Hwaiting!" menyusul langkah Kibum.

***







"Ya! Monyet!" Junhyung merangkul Jiyoo "Kemarin kemana? Tiba-tiba membolos tanpa ada keterangan apapun,Kau tahu Wonbin Hyung dan Chaerin sangat mengkhawatirkan Mu!"



"Wow! Jiyoo is back!" sambut Minhyuk.



"Wah,Vampir akhirnya kembali!" Jaejin ikut merangkul Jiyoo "Kemarin kemana? Kau kenapa diam saja? Sakit ya?" meletakkan telapak tangan kanannya di kening Jiyoo "tidak panas!?"



"Nona Kecil senang melihat Mu,lain kali jangan buat Aku cemas lagi ya...Aku sangat takut sa'at ponsel Nona tidak bisa di hubungi" Chaerin lalu memeluk Jiyoo erat.





"Senang melihat Mu kembali...Kemarin Chaerin sampai menangis karena ponsel Mu tidak aktif...Dia sangat mengkhawatirkan Mu...Apa alergi Mu kambuh parah sekali?"



"Aku baik-baik saja iya Aku baik-baik saja" Jiyoo nyengir "Astaga Cewek Jadi-jadian ini apa benar-benar penting buat Mereka?" gumam Kibum dalam hati "Chaerin sampai menangis untuknya??"









"Ki!" Jiyoung berlari mengejar Kibum "Ki!!" mengulangi memanggil Kibum "Kim Kibum~aa!" menepuk pundak Kibum.



Kibum membalikkan badan sambil melepas headset di telinganya dan menatap Jiyoung. Jantung Jiyoung tiba-tiba berdetub kencang melihat tatapan Kibum.



"Ya! Kibum~aa!" Hyunah datang bergabung "Kau kemarin kemana?"



"Hi,Prince! Akhirnya Kau muncul juga!" Jokwon merangkul Kibum "Ada yang sangat khawatir tiba-tiba Kau bolos tanpa memberi tahu Kami dan ponsel Mu tidak aktif"



"Jiyoung ya?" Kibum melirik Jiyoung yang tampak tersipu "Kemarin...Aku terlambat bangun"



"Separah itu? Sebenarnya Kau tinggal di mana? Mulai besok Aku akan membangunkan Mu agar Kau tidak terlambat lagi" cerocos Jiyoung.



"Dasar anak mama! Masih belum becus hidup sendiri malah kabur dari rumah" cela Jokwon.



"Haha iya,hey Pangeran! Sampai kapan Kau akan tinggal di luar sana?" Hyunah menyikut Kibum.



"Sampai semua kembali normal!" Kibum kembali berjalan.



"Ya! Kau kenapa?!" Jokwon menahan pundak Kibum dan membalikkan tubuh Kibum menghadapnya dengan jarak dekat



"Wajah Mu masam sekali Kibum?"



"Benar Kau sakit Ki?" sahut Jiyoung.



"Tidak!" Kibum mengantongi tangannya dan kembali berjalan membuat ketiga temannya itu heran "Ada yang salah?" Kibum menoleh.



"Aa...tidak! Ayo!" Hyunah mengajak ketiganya segera masuk kelas.









Kibum tidak bisa konsentrasi di kelas seni,Ia mengkhawatirkan Jiyoo. Apa Jiyoo bisa menyesuaikan diri di kelas bisnin? Kibum terus memikirkan hal itu.





Jiyoo merasa bosan di kelas bisnis dan memilih tidur saja. Jiyoung yang duduk di samping kiri Kibum berusaha membangunkan. Begitu juga Hyunah yang duduk di belakang Kibum terus menendang kursi Kibum agar pemuda itu bangun dan Jokwon yang duduk di samping kanan Hyunah melempari Kibum dengan gumpalan kertas kecil. Ini mata kuliah Jang Dong Gun,Dosen yang terkenal paling killer tapi Kibum bisa tidur selelap ini?





Kim Kibum di hukum karena tidur di kelas. Hal ini menjadi berita heboh dan ramai di bicarakan karena ini pertama kalinya Kibum yang terkenal manis dan ta'at pada peraturan medapat hukuman. Ia harus menyapu koridor dan beberapa mahasiswa sempat mengambil fotonya.





"Apa Pangeran Gemulai itu terlalu sibuk berlatih untuk taruhan itu?" Junhyung menduga-duga.



"Sepertinya tidak,tapi Dia ketiduran bukan sengaja tidur... Vampir apa Dia tertular virus Mu?" Jaejin menepuk pundak Jiyoo.



"Virus Ku??"



"Kau kan hobi tidur di kelas tapi itu dulu waktu SMA haha" sambung Minhyuk "Kau seperti orang amnesia saja" tambahnya sementara Chaerin hanya diam mengamati Jiyoo.









Kibum duduk merebahkan punggungnya di kursi taman dan ponselnya berdering "Yeoboseyo,ada apa?"



"Benar Kau di hukum?? Jiyoo~aa!"



"Bukankah Kau harus berlatih bersama yang lain?"



"Kenapa tidak jawab?! Wonbin menyuruh Ku pulang,Dia khawatir Aku sakit,tapi Aku mau belanja"



"Terserah!"



"Ki!! Bagaimana bisa begini?" Jiyoung datang bersama Hyunah "Kau sebenarnya kenapa?"



"Aku hanya bosan"



"Bosan?? Itu Master Gun!?"



"Master Gun? Tetap saja membosankan! Bagaimana bisa bertahan di kelas seperti itu"



"Ki! Kau aneh! Sangat asing!"



"Astaga! Kibum,apa taruhan itu sampai membuat Mu seperti ini??" sela Hyunah "Kau stres memikirkan taruhan itu iya kan??"



"Soal itu...selesaikan dengan Jokwon,Aku tidak ikut!"



"Ki! Kau sadar ucapan Mu?? Malam itu Kau juga mengiyakan taruhan itu kan?? Kita tidak punya banyak waktu dan sekarang Kau...Kau tega sekali berkata begitu"



"Apa untungnya taruhan di Carrion Street? Kalian jadi menganggap ini penting sekali"



"Kau lupa taruhannya? Aku dan Jiyoung mengkhawatirkan Kau dan Jokwon tahu!"



"Aku??"



"Apa Kau mau berkeliling kampus memakai baju perempuan?" sahut Jiyoung.



Kibum menatap Jiyoung dan Hyunah "Begitu ya"



"Ki!!" Jiyoung makin kesal "Junhyung yang menentukan taruhan itu...apa Kau akan menyerah begitu saja? Ayolah ini bukan sifat Mu,Ki! Aku tahu ini di luar kemampuan Kita,Aku bisa minta bantuan Dongwoon Oppa jika Kau mau"



"Dongwoon?? Tidak,Aku bisa melakukannya sendiri!"



"Kau kan tidak bisa dance?! Jiyoung menawarkan kebaikkan sombong sekali!" Hyunah ikut kesal.



"Memangnya Kau mau minta bantuan apa pada Kakak Mu? Tentang perform D'Cruz slalu kalah dari Caliptra Space kan?"



Jiyoung mengerutkan alis mendengarnya "Lalu Kau akan melawan Junhyung dengan dance SNSD seperti yang slalu Kau lakukan di pub bersama Jokwon?? Itu Carrion Street bukan Honey Pub!"



"Kita kemana sekarang?" Jokwon baru bergabung dan menangkap atmosfer tidak enak di antara ketiga temannya "ada apa ini?"



"Sudah dapatkan tempat latihan? Sudah punya konsep? Bagaimana bisa menang jika ceroboh begini?"



"Kau bicara soal taruhan itu Kibum??" Jokwon baru tanggap "Aku pesimis"

***











"Kau baru pulang? Kemana saja? Oya tadi Aku membeli beberapa baju,Kau tidak keberatan kan jika Jiyoo memakainya?" sambut Kibum.



"Junhyung mengajukan taruhan itu?"



"itu...Kau tidak tahu?? Iya... Kami tertangkap olehnya sa'at datang ke Carrion Street akhir pekan lalu"



"Untung tertangkap Junhyung"



"Untung?? Geng Mu itu gila!"



"Dan geng Mu bodoh! Idiot!"



"Apa?? Hati-hati kalau bicara! Hari ini Kau sudah merusak citra Ku karna hukuman itu! Aigo Master Gun"



"Meski ini tubuh Mu tapi Aku tidak mau jika harus berkeliling kampus memakai baju perempuan! Junhyung!! Apa Kau pikir Kau bisa mengalahkannya??"



"Tidak,tapi waktu itu Kami terlanjur mengiyakan,Kau tidak perlu merasa harus bertanggung jawab toh orang tidak tahu kalau yang ada dalam tubuh itu adalah Lee Jiyoo tetap saja akan di kenal sebagai Kim Kibum...Jokwon juga pesimis tentang ini mungkin benar menyerah"



"Jadi begitu saja?? Tapi Aku tidak mau!"



"Itu artinya Kau akan melawan Junhyung dan geng Mu sendiri??"



"Entahlah~ Aku rindu Caliptra Space..."



"Aku juga rindu Honey Pub dan teman-teman Ku. Oya kenapa Junhyung memanggil Mu monyet??"



"Karna Aku ahli memanjat"



"Oh~~ Wonbin itu baik sekali ya... Aku rasa hanya Dia yang waras dalam geng Mu"



"Aku mau tidur" Jiyoo menyeret tasnya masuk kamar.











Karena merasa tak nyaman dengan pakaian milik Kibum,Jiyoo pun pergi berbelanja. Ia sempat menjadi pusat perhatian,maklum Soyeon dan Yoojin Sang Kakak sering menyebut nama Kibum di media.

***









Jiyoo penasaran dan memenuhi ajakan Jokwon untuk hang out di Honey Pub. Hanya duduk dan mengamati orang-orang di sekitarnya,tempat itu sangat aneh bagi Jiyoo.



"Ki!!" Jiyoung langsung duduk di samping Kibum "Aku pikir setelah debat tadi siang Kau tidak akan datang"



"Tumben Kau hanya duduk diam?" sambung Hyunah "Biasanya Kau sudah berkeliling menyapa semua pengunjung"



"Malam ini ada UKISS kan?"



"Iya! Sebentar lagi muncul" Hyunah melihat jam tangannya.



"Ki! Ayo!" Jiyoung menggandeng Kibum maju ke depan panggung bersama Hyunah.





Jokwon menyambut ketiga dan ke empatnya berdiri di barisan paling depan. Bukan hanya Hyunah dan Jiyoung yang berteriak histeris ketika para personel UKISS muncul di panggung tapi juga Jokwon dan hal itu membuat Jiyoo bertanya-tanya apa Kibun juga akan berteriak seperti ketiganya? UKISS tampil membawakan 3 lagu hits Mereka dan yang terakhir adalah "Man Man Ha Ni". Entah sengaja di kerjai atau tidak tiba-tiba lampu menyorot Kibum dan membuat semua mata di pub itu melihat ke arahnya.





"Go! Go! Kau kan Pangeran Honey Pub!" Jokwon mendorong Kibum dan Kevin Woo mengulurkan tangan membantu Kibum naik ke panggung.



"Annyeong~" sapa Kevin di susul member lain "Kau Pangeran Honey Pub kan? Nama Mu sama dengan mantan personel UKISS Kim Kibum"



"Iya,tapi Gadis itu!" menunjuk Jiyoung "suka memanggil Ku "Ki" ya seperti itu" kontan wajah Jiyoung memerah di buatnya.



"Ki It's mean Key,rite?" Kevin menatap Jiyoung yang makin tersipu malu "Dia pacar Mu?"



"Bukan hanya teman"



"Awalnya teman" goda Kevin di susul tawa penonton "Dia pasti baik pada Mu,mau buat kejutan untuknya?"



"Aku tidak bisa"



"Ayolah~ just dance,Ok??" dan penonton bersorak agar Kibum mengiyakan tawaran Kevin.



"Ok!"



"Huuu!!!" riuh penonton sambil bertepuk tangan.







Musik I Like U remix by UKISS pun terdengar dan Kevin mulai menggerakkan badannya melakukan dance kemudian menunjuk Kibum. Kibum tersenyum tapi belum melakukan gerakan apapun dan itu membuat Jiyoung cemas menundukkan kepala. Kibum mulai menggerakkan badannya dan penonton bersorak. Jiyoung mengangkat kepala dan tak percaya dengan apa yang di lihatnya. Kibum melakukan gerakan dance yang sangat keren dan laki-laki (?) sekali. Tubuhnya sangat lentur menari mengikuti alunan musik. Kevin ikut menirukan gerakan Kibum di susul member lain dan mereka dance bersama di atas panggung hingga lagu berakhir.

***











"Onni! Onni! Onni! Omma! Coba lihat ini!" Soeun berteriak sambil membawa laptopnya dan semua berkumpul.



"Itu...Pangeran Kecil Ku??" Miyoung menunjuk layar laptop.



"Iya,Omma ini Kibum!" Yoobin membenarkan.



"Itu UKISS kan??" Yoojin heran.



"Kalian lihat dancenya...Kibum??" sambung Soyeon.











Video battle dance Kibum vs Kevin Woo beredar bebas di internet. Bukan hanya menghebohkan Keluarga Kim tapi juga seantero kampus dan geng Jiyoo pastinya.



"Pangeran Honey Pub vs Pangeran Kevin Woo" Minhyuk membaca judul artikel di blog seorang fans UKISS dan juga pengunjung setia Honey Pub "Kim Kibum menjadi Pangeran sesungguhnya,ini sangat berbeda dari Dia yang sebelumnya,malam ini Dia tidak bergaya ala girl's band dengan sahabatnya Jokwon,tapi "Ki" tampil battle dance dengan Kevin Woo UKISS..."



"Coba putar videonya!" pinta Jaejin dan bersama Junhyung ketiganya menonton video itu.





"Pangeran Gemulai jadi ramai di bicarakan,bagaimana Dia bisa dance sebaik ini?" Chaerin ikut nebeng melihat video di laptop Jiyoo "Nona Kecil kenapa senyum-senyum begitu?"



"Ah~ tidak,mungkin ini bakat terpendamnya"



"Lembut sekali??"











Kibum kembali di hukum,lagi-lagi Ia tidur di kelas Jang Dong Gun. Kali ini Ia harus membersihkan toilet.



"Ya,Kibum~aa" Yoochun yang tak sengaja lewat menepuk pundak Kibum.



Jiyoo sangat kaget sampai-sampai ipodnya hampir jatuh "Sun-bae-nim??"



"Sunbaenim?? Ahahaha" Yoochun menertawakan Kibum "Di hukum lagi??"



"Iya ketiduran di kelas lagi..."



"gara-gara pesta semalam atau karena terlalu sibuk latihan untuk taruhan itu?"



"Sunbae tahu?"



"Kau jadi pelupa Kibum,Kau slalu memanggil Ku Hyung dan juga cerita soal taruhan itu,Kau mabuk ya semalam?"



"Tidak"



"Di kampus ini ada 2 orang yang selalu jadi pusat perhatian seperti Tom and Jerry ya Kim Kibum dan Lee Jiyoo"

Jantung Jiyoo berdetak kencang sa'at Yoochun dengan lancar menyebut namanya dan wajah Kibum jadi sedikit memerah karenanya.



"Pagi ini video Mu dan Kevin Woo jadi perbincangan hangat"



"Video?? Aku tidak tahu"



"Ada di blog salah seorang Kiss Me lengkap dengan artikelnya"



"Kiss Me?? Oh,fans UKISS,entahlah Aku hanya bersenang-senang semalam jadi heboh"



"Pasti Geng Jiyoo sedikit khawatir sekarang,Aku sudah melihat penampilan Mu dan itu keren sekali"



Kibum tersenyum kecil "Itu Aku Jiyoo" protesnya dalam hati.



"Good luck!" menepuk erat pundak Kibum lalu pergi.







Kibum memegang pundak kanannya sambil senyum-senyum menatap punggung Yoochun yang berjalan semakin menjauh.



"Wow! Ini Dia Pangeran Honey Pub oh tidak sudah berubah jadi Cinderella Kim Kibum" Minhyuk datang bersama Jaejin dan Junhyung.



"2 hari ini jadi relawan kebersihan ya?? Ckckck Kau cocok juga" sambung Jaejin.



"Kami menunggu Mu di Carrion Street 2 minggu lagi,pasti akan seru,Kami sudah melihat teasernya" Junhyung menatap serius Kibum "Kami tetap yakin Kami akan menang"



Kibum tersenyum,ya Jiyoo benar-benar ingin tertawa melihat tiga teman baiknya malah mengolok-oloknya sekarang.

"Terserah Kalian saja!" ucapnya sambil berlalu pergi dan membuat Jaejin,Junhyung juga Minhyuk melongo heran.

***











"Jiyoo~aa!" Kibum mencuri-curi kesempatan menemui Jiyoo sebelum ikut Geng Jiyoo ke Caliptra Street.



"Ada apa? Cepat sana berlatih! Aku tidak mau semua jadi kacau karena Mu Gemulai Lembek!"



"Aku sudah lihat videonya...hah~ Kim Kibum memang keren"



"Aish!"



"Ya,bagaimana bisa Kau di hukum lagi di kelas Master Gun?! Kau sengaja mau merusak citra Ku di depan Beliau ya?"



"Kau ini Gay ya?? Khawatir sekali soal citra di depan Dosen itu,Kau suka padanya? Ya Tuhan,Dia itu Dosen yang membosankan sekali!"



"Apa Kau bilang?!! Master Gun yang terbaik dan iya Aku suka padanya memangnya kenapa?! Kau pikir Aku senang berada di kelas seni?? Kumpulan orang aneh!"



"Terserah!!!"



"Jiyoo~aa!!!"



"Apa???"







Sa'at asik berdebat,tiba-tiba ada lima orang laki-laki berbadan tegap menghampiri keduannya. Kibum mendadak panik dan bersembunyi di balik punggung Jiyoo yang tampak tenang.













_______TBC_______













.shyturtle.

You Might Also Like

0 comments

Search This Blog

Total Pageviews